Kembali ke Blog
Tips

Cara Menghitung Keuntungan Usaha dengan Mudah untuk UMKM

TM Tim Marketing
15 Jul 2026 · 4 menit baca
Cara Menghitung Keuntungan Usaha dengan Mudah untuk UMKM

Cara Menghitung Keuntungan Usaha dengan Mudah untuk UMKM

Banyak pemilik UMKM merasa usahanya ramai, pelanggan datang setiap hari, dan uang terus masuk. Namun saat ditanya berapa keuntungan yang didapat setiap bulan, ternyata banyak yang belum bisa menjawab dengan pasti.

Padahal, mengetahui keuntungan usaha adalah hal yang sangat penting. Tanpa mengetahui keuntungan, Anda akan kesulitan menentukan harga jual, menambah modal, atau mengembangkan bisnis.

Pada artikel ini, Anda akan belajar cara menghitung keuntungan usaha dengan mudah beserta contoh perhitungannya.


Apa Itu Keuntungan Usaha?

Keuntungan usaha adalah selisih antara seluruh pendapatan yang diperoleh dengan seluruh biaya yang dikeluarkan untuk menjalankan bisnis.

Sederhananya:

Keuntungan = Pendapatan - Pengeluaran

Jika hasilnya positif, berarti bisnis Anda untung. Jika hasilnya negatif, berarti bisnis mengalami kerugian.


Mengapa Menghitung Keuntungan Itu Penting?

Banyak UMKM hanya fokus pada omzet. Padahal omzet besar belum tentu menghasilkan keuntungan besar.

Dengan mengetahui keuntungan, Anda bisa:

✅ Mengetahui kondisi bisnis sebenarnya.

✅ Menentukan harga jual yang tepat.

✅ Mengontrol pengeluaran.

✅ Menentukan target penjualan.

✅ Menyiapkan modal untuk mengembangkan usaha.

✅ Menghindari kerugian yang tidak disadari.


Perbedaan Omzet dan Keuntungan

Ini adalah kesalahan yang paling sering dilakukan pelaku UMKM.

Omzet

Total seluruh penjualan yang diperoleh.

Contoh:

Penjualan hari ini:

  • Nasi Goreng: Rp300.000

  • Minuman: Rp200.000

Total omzet:

Rp500.000


Keuntungan

Uang yang tersisa setelah dikurangi seluruh biaya.

Contoh:

Omzet: Rp500.000

Biaya:

  • Bahan baku: Rp250.000

  • Gas dan listrik: Rp50.000

  • Gaji pegawai: Rp50.000

Keuntungan:

Rp500.000 - Rp350.000 = Rp150.000

Artinya, meskipun omzet mencapai Rp500.000, keuntungan yang benar-benar didapat hanya Rp150.000.


Rumus Menghitung Keuntungan Usaha

1. Hitung Total Pendapatan

Jumlahkan seluruh penjualan.

Contoh:

Produk

Penjualan

Kopi

Rp300.000

Makanan

Rp400.000

Snack

Rp200.000

Total Pendapatan:

Rp900.000


2. Hitung Total Pengeluaran

Pengeluaran meliputi:

  • Bahan baku

  • Gaji pegawai

  • Sewa tempat

  • Listrik

  • Air

  • Internet

  • Transportasi

  • Biaya operasional lainnya

Contoh:

Pengeluaran

Biaya

Bahan baku

Rp350.000

Gaji

Rp100.000

Listrik

Rp20.000

Transportasi

Rp30.000

Total:

Rp500.000


3. Kurangkan Pendapatan dengan Pengeluaran

Keuntungan:

Rp900.000 - Rp500.000

= Rp400.000


Contoh Menghitung Keuntungan Warung Kopi

Misalnya Anda memiliki warung kopi.

Dalam satu hari:

Penjualan:

  • Kopi: Rp400.000

  • Makanan: Rp300.000

  • Snack: Rp100.000

Total:

Rp800.000

Biaya:

  • Biji kopi: Rp150.000

  • Susu: Rp80.000

  • Gula: Rp20.000

  • Gaji: Rp100.000

  • Listrik: Rp25.000

  • Sewa: Rp50.000

Total biaya:

Rp425.000

Keuntungan:

Rp800.000 - Rp425.000

= Rp375.000 per hari

Jika dalam satu bulan buka 30 hari:

Rp375.000 × 30

= Rp11.250.000 per bulan


Jenis-Jenis Keuntungan dalam Bisnis

1. Laba Kotor

Pendapatan dikurangi biaya produksi.

Contoh:

Pendapatan: Rp1.000.000

Biaya bahan baku: Rp500.000

Laba Kotor:

Rp500.000


2. Laba Bersih

Laba setelah dikurangi seluruh biaya operasional.

Inilah keuntungan yang sebenarnya masuk ke kantong pemilik usaha.


Kesalahan yang Sering Dilakukan UMKM

1. Tidak Mencatat Pengeluaran Kecil

Misalnya:

  • Ongkos parkir

  • Plastik

  • Tisu

  • Biaya admin

Meskipun kecil, jika dikumpulkan jumlahnya bisa besar.


2. Mencampur Uang Pribadi dan Bisnis

Ini adalah penyebab utama pemilik usaha tidak tahu apakah bisnisnya untung atau rugi.

Sebaiknya:

  • Pisahkan rekening pribadi dan bisnis.

  • Ambil gaji tetap untuk diri sendiri.


3. Tidak Menghitung Penyusutan Peralatan

Contoh:

  • Mesin kopi

  • Printer

  • Kulkas

  • Kompor

Semua peralatan memiliki umur pakai dan perlu dihitung sebagai biaya.


4. Hanya Melihat Omzet

Banyak orang bangga karena omzetnya besar.

Padahal belum tentu keuntungannya besar.


Cara Meningkatkan Keuntungan Usaha

1. Naikkan Nilai Transaksi

Contoh:

  • Tambahkan paket hemat.

  • Tambahkan menu tambahan.

  • Jual produk pelengkap.


2. Kurangi Pengeluaran yang Tidak Penting

Misalnya:

  • Membeli stok terlalu banyak.

  • Membeli peralatan yang belum dibutuhkan.

  • Pengeluaran pribadi dari uang usaha.


3. Kelola Stok dengan Baik

Stok yang rusak atau kadaluarsa dapat mengurangi keuntungan.

Karena itu, penting untuk selalu mengetahui:

  • Produk yang paling laris.

  • Produk yang jarang terjual.

  • Jumlah stok tersisa.


4. Pantau Laporan Penjualan Secara Rutin

Dengan laporan penjualan, Anda bisa mengetahui:

  • Produk terlaris.

  • Jam penjualan paling ramai.

  • Keuntungan harian.

  • Pengeluaran terbesar.


Cara Menghitung Margin Keuntungan

Rumus:

Margin = (Keuntungan ÷ Pendapatan) × 100%

Contoh:

Keuntungan:

Rp300.000

Pendapatan:

Rp1.000.000

Margin:

(300.000 ÷ 1.000.000) × 100%

= 30%

Semakin besar margin keuntungan, semakin sehat bisnis Anda.


Tanda Bisnis Anda Menguntungkan

✅ Penjualan terus meningkat.

✅ Modal terus bertambah.

✅ Bisa menambah stok.

✅ Bisa menabung dana darurat.

✅ Bisa mengembangkan usaha.


Gunakan Aplikasi Kasir untuk Menghitung Keuntungan Lebih Mudah

Menghitung keuntungan secara manual sering kali merepotkan, apalagi jika transaksi sudah banyak.

Dengan aplikasi kasir, Anda bisa:

✅ Mencatat penjualan otomatis.

✅ Melihat omzet harian.

✅ Memantau stok barang.

✅ Mengetahui keuntungan lebih cepat.

✅ Membuat laporan penjualan secara instan.


Kelola Keuntungan Bisnis Lebih Mudah dengan Tumbaso

Tumbaso membantu pemilik UMKM mencatat transaksi dan melihat perkembangan bisnis dengan lebih mudah.

Dengan Tumbaso, Anda dapat:


  • Mencatat penjualan lebih cepat.


  • Mengetahui omzet harian.


  • Mengontrol stok barang.


  • Memantau performa bisnis kapan saja.

👉 Mulai gratis dan kelola keuntungan usaha Anda dengan lebih mudah bersama Tumbaso.


FAQ

Apakah omzet sama dengan keuntungan?

Tidak. Omzet adalah total penjualan, sedangkan keuntungan adalah sisa uang setelah dikurangi seluruh biaya.


Berapa keuntungan yang bagus untuk UMKM?

Setiap bisnis berbeda. Namun secara umum, margin keuntungan 15%–30% sudah termasuk sehat untuk banyak jenis usaha kecil.


Seberapa sering menghitung keuntungan?

Sebaiknya dilakukan setiap hari dan direkap setiap bulan agar kondisi bisnis selalu terpantau.

TM
Tim Marketing
Menulis panduan praktis buat pemilik UMKM yang mau jualannya lebih rapi dan bertumbuh, tanpa harus jago teknologi.

Siap mulai jualan lebih rapi?

Coba Tumbaso gratis hari ini. Nggak sampai lima menit sudah bisa transaksi pertama.

Mulai Gratis Sekarang